Cara Polisi Ungkap Kasus Pembantian Satu Keluarga

By ZonaLampung 25 Okt 2018, 12:28:46 WIB Dibaca 153 Kali Nasional

Cara Polisi Ungkap Kasus Pembantian Satu Keluarga


ZONALAMPUNG.COM---Satu keluarga ditemukan tewas secara mengenaskan di rumahnya, Villa Kebun Sirih, Jalan Said Toyib, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang dengan luka tembak di kepala. Korban berjumlah empat orang, terdiri dari Fransiskus Xaverius Ong (47), istrinya Margareth Yentin Liana (45), serta dua anaknya Raffael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11).

Polisi langsung bergerak untuk mengungkap kasus ini. Sejauh ini sudah ada beberapa bukti dan keterangan yang akan bisa mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Berikut cara polisi ungkap kasus pembunuhan di Palembang:

Sepeerti di kutip dari media online merdeka.com kematian Fransiskus bersama istri dan dua anaknya mulai menemui titik terang. Dia diduga melakukan bunuh diri setelah menembak mati seluruh anggota keluarganya. Penyidik menemukan dua carik surat wasiat di meja komputer yang berada di kamar tidur Fransiskus.

Surat pertama bertuliskan 'Aku sangat sudah lelah... Maafkan aku...'

Sementara surat kedua tertulis kalimat 'Aku sangat sayang anak & istriku... Choky & Snowy. Aku tidak sanggup meninggalkan mereka di dunia ini...'

Choky dan Snowy merupakan nama dua anjing peliharaannya yang juga ditemukan tewas.

Selain itu, Fransiskus sempat mengirimkan penyampaian maaf ke grup WhatsApp yang dikirim pada Rabu (24/10) pukul 02.48. Tulisan itu berbunyi:

'Maafkan aku... Teman-teman... Kenanglah kebaikanku saja. Jangan membicarakan kejelekanku... Jalan kalian masih panjang.'

Kematian Fransiskus Xaverius Ong (47) beserta istri dan dua anaknya diduga karena bunuh diri. Hal itu berdasarkan temuan pistol yang masih digenggam Fransiskus.

Mayatnya ditemukan dalam kondisi terlentang di tempat tidur bersama istrinya Margareth Yentin Liana (43), Rabu (24/10). Margareth terkena tembakan di kepala, sedangkan Fransiskus tembakan di bawa dagu. Saat ditemukan, kedua tangan Fransiskus menggenggam senjata api jenis revolver. Polisi juga menemukan enam selongsong peluru di rumah korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Budi Suryanto mengungkapkan, senjata api dan selongsong itu menjadi barang bukti untuk memperkuat dugaan penyebabnya. Ada juga sprei dan dua ekor anjing yang turut mati. Sebagai bukti tambahan, kata dia, penyidik akan membuka rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban. Begitu juga dua carik kertas yang diduga ditulis Fransiskus sebelum tewas.

"Semuanya jadi petunjuk apakah bunuh diri atau penyebab lain," katanya.(net)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jejak Pendapat


  Bagaimana Pendapat anda tentang web ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Biasa Saja
  Buruk
  Sangat Buruk

Komentar Terakhir

  • canadian pharcharmy online

    <a href="http://canadianonlinepharmacyph.com/">m exican pharmacies shipping to ...

    View Article
  • canadian pharmacies shipping to usa

    <a href="http://canadianonlinepharmacyph.com/">c anadian pharmary without ...

    View Article
  • online pharmacies canada

    <a href="http://canadianpharmaciesprofmeds.com/"> ;us pharmacy no prior ...

    View Article
  • online drugstore

    <a href="http://canadianpharmaciesprofmeds.com/"> ;online drugstore</a> ...

    View Article